Rancangan Survei Ekonomis

Dalam merancang survei ekonomis , yang perlu diperhatikan efisiensi biaya demi mencapai varians yang minimum (presisi tinggi). Namanya juga ekonomis, kalo bisa sehemat mungkin dan desain surveinya bakal ngasih hasil yang bagus . Akan tetapi, hal itu tidak semudah membalikkan kedua telapak tangan, perlu ada tahapan yang panjang, mari kita pelajari bareng-bareng .

A. Penentuan Besar Sampel

Prinsipnya dari teknik sampling yang berbeda dikehendaki n (jumlah sampel) yang kecil mungkin tetapi presisi sesuai dengan yang ditentukan. Paling umum digunakan adalah melihat design effect-nya (deff)

deff = (Var (y bar) )/( (1-f) . S^2/n)

Var (y bar) = (1-f) . deff . S^2/n

B. Rancangan Survei Ekonomis

Fungsi biaya yang diperlukan dalam suatu survei :

T = K + C  , dimana C= Kv + nc + nCv

Jadi ,  T = K + Kv + nc + nCv

Keterangan ;

K : Biaya konstan tidak tergantung desain

Kv : biaya yang tergantung desain, tetapi tidak dipengaruhi besarnya sampel

n : jumlah sampel

c : biaya per elemn dan tidak tergantung desain

nc: Total biaya yang proporsional terhadap besarnya sampel dan tidak dipengaruhi oleh perubahan desain

Cv : Biaya per elemen yang tergantung desain

Agar ekonomis rincian biaya-biaya diatas kudu musti di optimalkan.

Biaya yang termasuk K (Biaya konstan tidak tergantung desain)

  • Biaya untuk mendesain survei, termasuk desain sampel
  • Biaya untuk diskusi merancang survei mulai dari penentuan objek dan tujuan sampai persiapan lapangan
  • Penyusunan daftar isian dan buku pedoman
  • persiapan organisasi lapangan
  • analisi hasil
  • Overhead Cost

Biaya yang termasuk Kv

  • Penghitungan estimasi dan varians
  • pemberi penimbang
  • Kegiatan yang berkaitan dengan metode sampling, seperti : penyiapan data untuk keperluan stratifikasi, peta , penarikan sampel , dsb.
  • Pelatihan (training) yang berkaitan dengan sampling

Biaya yang termasuk nc

  • Biaya pencacahan / interview / wawancara
  • Biaya editing dan coding
  • Biaya lainnya , misal pemeberian weight setiap wawancara

Biaya yang termasuk nCv

  • Organisasi lapangan
  • Pelatihan petugas
  • pengawasan lapangan
  • biaya transportasi
  • biaya untuk pebentukan frame di lapangan, seperti listing
  • biaya pembuatan krangka sampel

B. Pemilihan Model yang digunakan (Cost Model)

Penghitungan ekonomi dari dua desain v dan v’

Rasio = (Element cost x elemen varians)v / (Element cost x elemen varians)v’

Rasio = (c + cv ) . deff v / (c + cv’) . deff v’

Ketika Kv diperhitungkan, maka :

Rasio = (c + cv + Kv/n) . deff v/ (c + cv’ +kv’/n) . deff v’

Keterangan :

Rasio = 1 , artinya kedua desain sama efisiennya

Rasio < 1 , artinya desain v’ lebih efisien

Rasio >1, artinya desain v lebih efisien

Saya paham, Saya ingat , dan berusah berbagi pada sahabt semua🙂

Semoga Bermanfaat Bagi saya dan sahabat semua ,

Minta Masukannya, Sahabat

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s